Tag Archive | Tadabbur Al Qur’an

Langkah-langkah Setan

Alloh Subhaanahu wa Ta’ala berfirman:

Artinya: “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al Baqoroh: 168)

Penyebutan godaan setan dengan istilah-istilah “langkah-langkah” di sini memiliki 2 isyarat:

1. “Langkah” berarti jarak yang pendek. Begitulah setan ketika menggoda manusia. Ia memulai aksinya dengan hal-hal yang kecil-kecil -baik berupa bid’ah maupun maksiat- agar jiwa manusia menjadi akrab dengannya.

2. Kata “langkah-langkah” menunjukkan, setan tidak akan berhenti pada langkah pertama dalam perbuatan maksiat.

(Fahd Al Aiban)

**Dikutip dari buku SMS Tadabbur Al Qur’an (Prof. DR. Nashir Al Umar , DR. Umar Al Muqbil, DR. Muhammad Al-Khudhari, 2009), Pustaka Elba, Surabaya.

Pentingnya Tadabbur Al Qur’an

Nabi shollallohu ‘alayhi wa sallam pernah bangun sepanjang malam dengan membaca satu ayat secara berulang-ulang sampai Shubuh. Yaitu firman Alloh Subhaanahu wa Ta’ala:

إِن تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِن تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Artinya: “Jika Engkau menyiksa mereka, Maka Sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, Maka Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al Maaidah: 118)

Oleh karena itu, Ibnul Qoyyim mengatakan:

“Apabila melewati suatu ayat (sementara Beliau membutuhkannya untuk mengobati hatinya), Beliau membacanya secara berulang-ulang kendati mencapai 100 kali dalam satu malam. Jadi, membaca satu ayat disertai dengan pemikiran dan pemahaman, lebih baik daripada membaca sampai khatam tanpa perenungan dan pemahaman, lebih bermanfaat, bagi hati, dan lebih berpotensi mendatangkan iman dan rasa manisnya Al Qur’an (Miftahu Daarissa’adah, 1/187)

 

Dikutip dari buku SMS Tadabbur Al Qur’an (Prof. DR. Nashir Al Umar , DR. Umar Al Muqbil, DR. Muhammad Al-Khudhari, 2009), Pustaka Elba, Surabaya.

%d blogger menyukai ini: